
SIMPUL - Bagi peserta Sekolah Demokrasi (SD), bulan Mei menjadi bulan yang padat. Sederet agenda Sekolah Demokrasi (SD pertemuan V, VI, dan VII), mulai talkshow TV dan Radio, hingga kerja lapangan dan analisis data bertajuk riset social dilakukan. Aktifitas itu merupakan rangkaian SD Kota Batu tahun 2010 yang bertajuk in class maupun outclass.
Untuk itu, tim pelaksana dan fasilitator berinovasi melalui full-outdoor class dengan maksud re-kreatif. Hal itu tampak pada SD pertemuan VI yang digelar pada 15-16 Mei 2010 di Kampung Wisata Kungkuk, Punten, Bumiaji. Kegiatan ini membahas materi soal Bisnis dan Demokrasi I : Market, Politics and Civil Society. Materi ini banyak mengupas soal posisi bisnis dan pasar dalam demokrasi. Serta pengaruh keduanya dalam politik-pemerintahan. Empat narasumber hadir dalam kesempatan itu. Ratih Hardjono (KID), Drs. Noor Shodiq Iskandar (Pengusaha Muda Malang), Cahyo Edi Purnomo (KADIN Kota Batu) serta Siti Munfaqiroh (LPM STIE Malang Kucecwara) menyedot perhatian peserta SD.
Ratih Hardjono secara khusus hadir untuk memompa motivasi peserta. Dia banyak berdiskusi dengan peserta SD di sela-sela diskusi materi Corporate Social Responsibility (CSR). Peserta blak-blakan menceritakan pengalaman bahkan kegelisahan soal masalah Batu terkini.



















