SIMPUL - Dua pabrik gula (PG) di Kabupaten Malang, yakni PG Kebon Agung dan PG Krebet Baru bakal mendapat pesaing baru. Duta Plantation dari Jakarta akan berinvestasi di Kabupaten Malang dengan membangun pabrik gula.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Malang, Purwanto, Rabu (20/1), mengatakan, pemkab dengan terbuka memberi peluang investasi produksi gula bagi siapa saja. Terlebih secara kemampuan pasokan bahan baku di Kabupaten Malang, yaitu tanaman tebu cukup berlimpah.
Lanjutnya, selama ini, dengan luas areal tebu mencapai lebih dari 39.000 hektare, selain dipasok untuk dua PG di Kabupaten Malang, tebu itu juga digiling di PG lain di Jawa Timur. Sangat memungkinkan lahan tebu di kabupaten berkembang karena saat ini masih ada lahan kering mencapai 69.000 hektare.
“Karena banyaknya pasokan tebu, masa giling di PG yang harusnya mencapai 160-170 hari giling ternyata molornya hingga lebih dari 60 hari giling,” tukasnya.
Menurut Purwanto,
Beberapa lokasi yang dimungkinkan untuk pendirian PG baru ini yakni di Kecamatan Donomulyo, Ampelgading, dan Kecamatan Sumberpucung. Dengan lokasi ini, letaknya berjauhan dengan dua PG yang ada yaitu di Kecamatan Pakisaji dan Kecamatan Bululawang.
Kapasitas PG baru nanti mencapai 10.000 ton gula per hari dengan perkirakaan kebutuhan lahan mencapai 20.000 hingga 22.000 hektare. Ia mengharapkan, investasi ini terwujud karena konsumsi gula di tingkat rumah tangga dan industri makanan dan minuman juga meningkat.
“Harapannya, pada 2011-2013 nanti pembangunan PG bisa selesai,” ungkap Purwanto.
Kepala Disperindag dan Pasar Kabupaten Malang, H Syakur Kullu, menambahkan, produksi gula nasional mencapai 2,6 juta ton, sementara kebutuhan mencapai 4,6 juta ton. Sementara total lahan tebu di Indonesia mencapai 261.000 hektare.
Menurut rencana, bakal ada 15 PG baru yang akan terbangun dalam kurun waktu 2010-2011, termasuk di Kabupaten Malang, Banyuwangi, Mojokerto dan Tuban.vie
Sumber: Surya.co.id
Komentar |
|
|
Powered by !JoomlaComment 4.0alpha3
|





















