Simpul Demokrasi

Friday
Jul 30th
  • Masuk
  • Mendaftar
    Registration
    *
    *
    *
    *
    *
    REGISTER_REQUIRED
  • Cari
  • English Dutch Indonesian

Belajar Demokrasi

E-mail Cetak PDF

SIMPUL - Seiring berjalannya waktu, hampir 10 tahun Indonesia "dianggap' benar-benar bisa menjalankan pemerintahan dengan model Demokrasi, sebelumnya barangkali demokrasi hanya milik sebagian orang saja. Dalam artian manusia, yang berumur 10 tahun, masing berupaya mengembangkan diri menuju masa remaja, ia harus banyak belajar walaupun banyak yang belum ia lakukan secara sempurna. Seperti kata bijak, bahwa segala sesuatu yang dilakukan pertama kali tidak harus sempurna.

Memang kali ini adalah Pemilu Legislatif edisi ke 2 setelah Reformasi, tapi yang pertama kali menggunakan sistem yang demikian rumit, bahkan dianggap bentuk pelaksanaan demokrasi paling rumit di dunia, oleh orang-orang pintar di Indonesia. Walaupun tidak harus sempurna,

tapi harus dilaksanakan sebaik-baiknya, jangan pula terkesan mengkesampingkan kualitas pelaksanaan oleh semua elemen bangsa Indonesia, kalau kita mau maju. Istilah "Kalau gak kotor, berarti gak belajar, bukan laha kata yang benar disematkan pada perjalanan demokrasi kita kali ini. Hal kotor yang akan mengelilingi proses ini baiknya kita cegah bersama. Ingat, bahwa seorang anak yang tumbuh menjadi remaja butuh acuan berpikir jernih, bukan hal kotor yang meracuni otak dan hatinya hingga ia dewasa. Sekali lagi, mari kita belajar demokrasi, karena waktu untuk belajar tidak ada habisnya; dulu, kini atau nanti sama saja. Waallahualam.

+/-
Tulis Komentar
Nama:
Email:
 
Web/Blog:
Judul:
 
Masukkan kode anti SPAM yang Anda lihat di gambar.
+/- Komentar
Tambah Baru Cari

!joomlacomment 4.0 Copyright (C) 2009 Compojoom.com . All rights reserved."

 

Averroes Community

Averroes Community: Membangun Wacana Kritis Rakyat